PFKPM Kapuas Hulu Gelar Lomba Busana Melayu dan Tari Jepin
Hairudin, S.Pd, Ketua DPD PFKPM Kapuas Hulu saat menyampaikan sambutannya pada acara limba Busana Melayu dan Tari Jepin, Sabtu (5/10). |
Lomba dilaksanakan di gedung MABM Kapuas Hulu, Jalan Budaya, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Kapuas Hulu, Kalumantan Barat, Sabtu (5/10/2019) pukul 08.00 WIB.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut Asisten I Setda Kapuas Hulu Drs. Abang Chairul Saleh, S.H.,M.M, Camat Putussibau Selatan, Kapolsek Putussibau Selatan, Lurah Kedamun Hilir dan Kedamin Hulu, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Perempuan Melayu, Dharmawanita Persatuan (DWP), serta para undangan dan peserta lomba.
Dalam sambutannya, Abang Chairul Saleh mengapresiasi kegiatan lomba yang digelar PFKPM Kapuas Hulu. Dimana kegiatan lomba yang digelar sebagai cara menjaga dan melestarikan adat serta budaya melayu khususnya di Kapuas Hulu, apalagi lomba yang dilaksanakan khusus bagi pelajar dan dari usia dini.
Asisten I Setda Kapuas Hulu, Abang Chairul Saleh (tengah) saat foto bersama. |
Mudah-mudahan kegiatan seperti ini akan sering digelar guna lebih memperkenalkan adat serta budaya melayu yang ada di Kapuas Hulu. "Saya mewakili Pemda Kapuas Hulu pastinya sangat mendukung kegiatan seperti ini," ungkapnya singkat.
Ketua DPD PFKPM Kabupaten Kapuas Hulu, Hairudin, S.Pd menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah mendukung terlaksananya acara lomba ini.
Saya juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kerja keras dari rekan-rekan pengurus PFKPM yang telah mempersiapkan dari awal hingga terlaksananya lomba hari ini, ujarnya.
Kedepan saya juga berharap kepada berbagai pihak terutama Pemda Kapuas Hulu agar lebih memperhatikan lagi dari segi dukungan anggarannya, sehingga kedepan kegiatannya bisa lebih banyak dan maksimal lagi, harap Hairudin.
Foto bersama para peserta lomba Busana Melayu tingkat TK/PAUD dan SD/MI. |
Peserta yang ikut merupakan dari beberapa sekolah dari Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. "Hanya yang terjauh berasal dari SD Kecamatan Bunut Hulu," kata Syaiful.
Adapun peserta yang ikut lomba untuk Busana Melayu tingkat TK/PAUD sebanyak 30 peserta dan SD 25 peserta. Sedangkan untuk Tari Jepin tingkat SMP/SMA sebanyak 5 sekolah atau group, jelasnya.
"Kita berharap kedepannya lebih banyak lagi pesertanya yang ikut dari berbagai kecamatan yang ada, karena ajang lomba yang kita gelar ini merupakan ajang se Kapuas Hulu, tapi kita maklumi mungkin dengan berbagai sikonnya belum bisa ikut berpartisipasi," ungkapnya singkat. [Amr]
Tidak ada komentar